Kabupaten Pasuruan terus mendorong penguatan ekosistem inovasi daerah. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam ajang JATIM Jagad Inovasi Award (JAWARA) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Pada Rabu, 6 Oktober 2026, Tim Juri dari BRIDA Provinsi Jawa Timur melakukan verifikasi lapangan terhadap inovasi BISMA (Baujeng 1 Sistem Manajemen Kinerja dan Pembelajaran). Inovasi ini dikembangkan oleh UPT SDN Baujeng 1, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Verifikasi lapangan merupakan tahapan lanjutan setelah BISMA berhasil melewati seleksi dan penilaian paparan pada Kategori 2, yaitu Inovasi Berbasis Web/Aplikasi.
BISMA dirancang sebagai platform ekosistem pendidikan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang menyatukan berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan dalam satu aplikasi. Platform ini menyediakan pembelajaran interaktif serta dukungan penyusunan materi dan perangkat pembelajaran bagi guru. Ada pula penguatan karakter peserta didik melalui Program KASIH IBU, dan edukasi lingkungan serta kewirausahaan lewat Bank Sampah Digital.
Dengan terintegrasinya berbagai fitur tersebut, BISMA diharapkan mampu mendukung efektivitas proses pembelajaran dan meningkatkan kapasitas pendidik. Aplikasi ini juga diharapkan memperkuat karakter peserta didik, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan jiwa kewirausahaan di satuan pendidikan.
Keikutsertaan BISMA dalam JAWARA 2026 menjadi bagian dari upaya Kabupaten Pasuruan memperkuat budaya inovasi. Upaya ini juga untuk menghadirkan praktik baik yang memberi nilai tambah bagi penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan publik.
Kini BISMA selangkah lagi menuju JAWARA 2026. Semoga inovasi dari UPT SDN Baujeng 1 ini dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama Kabupaten Pasuruan semakin dikenal sebagai daerah yang inovatif.
Bagikan